Yang Tertinggal
Ada yang tertinggal dari tahun 2008!
Bukan hutang, bukan masalah ex pacar, bukan masalah kantor atau masalah kurang penting lainnya.
Ini masalahnya:
Gue lupa perpanjang sim yang habis waktu gue ulang tahun di 2008
Whaaaatz?
Jadi selama ini gue udah pede banget melenggang di jalanan ibukota tanpa SIM
Whaaaatz?
Dan melenggang di jalanan negara tetangga pake SIM yang sudah kadaluarsa
Whaaaatz?
Jadilah di bulan Juni lalu, tepat 7 bulan gue lupa membuat SIM, akhirnya gue melakukan perpanjangan SIM. Tadinya sih mau cari SIM keliling, tapi si tante ini agak pemalas mencari lokasinya. Jadilah, karena berkantor di sebelah polres jakarta selatan (dengan koordinat wikimapia 6°15’11″S 106°47’54″E ), akhirnya pembuatan SIM baru kejadian juga.
Karena kemalasan kedua, si tante akhirnya memanggil jasa profesional. Untuk membantu proses antri. Hasilnya? Cuma 10 menit dari mandat dikeluarkan, si penyedia jasa profesional sudah balik lagi, cengar cengir bilang; “udah mbak, silahkan langsung dateng untuk foto”. Dan mendengar berita ini, si tante dalam hati agak bete dan bergumam sendiri; “tau gitu gue sendiri aja yang ngantri tadi!”
Anyhow, ternyata memang polresnya sepi abis! Dan yang ngantri bisa dibilang: ga ada! Alhasil, bener cuma dateng dan langsung foto. Duduk sebentar liat kiri kanan, belum sempet buka bb untuk twitteran, eh SIMnya udah jadi.
Pelajaran penting hari itu:
- Lain kali kalo perpanjangan SIM sendiri aja
- Jangan sampai lupa sama tanggal kadaluarsa (untuk produk apapun!)
- Jangan lupa lipstik dan blush!
I’ve been around

I know the fact
the only prob is…that day, gue lagi agak males ngurus SIM hehehe